Senin, 12 Desember 2011

Knowledge #2

COba baca dlu deh agan/wati



Entah ke mana perginya kreativitas. Sementara deadline di depan mata. Banyak orang mengaku menjadi kreatif ketika berada di bawah tekanan. Namun, studi menunjukkan sebaliknya. Orang menjadi paling tidak kreatif ketika harus berjuang memenuhi target deadline. Mengapa? Tenggat waktu tidak menciptakan suasana kondusif bagi kreativitas karena Anda tidak memiliki waktu untuk memikirikan masalah secara mendalam. Sebagian besar Ide justru muncul setelah Anda diberi cukup waktu untuk membiarkan benih ide itu ‘meresap’ ke dalam pikiran dan berkembang sampai matang.

Berikut ini 9 jurus bagaimana memancing kreativitas:

1. Tanya Mengapa?

Coba tanyakan pada diri sendiri , mengapa kreativitas mandek. Lalu, cari 6 alasannya. Untuk setiap alasannya, tanyakan kembali mengapa hal ini bisa terjadi? Teruslah bertanya pada diri sendiri. Hal ini akan membantu Anda untuk lebih mengerti berbagai alasan mengapa Anda bisa mati ide. Dengan begitu, Anda bisa menemukan berbagai jalan keluar.

2. Talk To A Stranger.

Bahkan jika Anda introvert sekalipun. Dengan bicara pada orang yang tidak dikenal, otak dilatih berpikir cepat mencari bahan pembicaraan. Ini bisa membantu Anda membangkitkan ide. Siap mencoba? Mulai sekarang coba buat obrolan kecil dengan orang yang tidak dikenal di pesta, supermarket, toko buku atau saat nonton film di bioskop. Hitung-hitung menambah teman dan memperluas networking juga, bukan?
3. Buka Kamus.

Pilih kata apa pun secara acak. Tuliskan 6 kata yang berhubungan dengan kata tersebut. Misalnya, pohon. Kata yang berhubungan adalah akar, ranting, jenis, apel, batang pohon dan tinggi. Setelah itu, coba ciptakan hubungan antara kata-kata tersebut dengan masalah yang Anda hadapi untuk menciptakan suatu ide segar. Hal ini sudah terbukti berhasil, baik untuk individu maupun kelompok.

4. Think Like Celebrity.

Coba cari tahu, bagaimana para selebriti menghadapi masalah saat kreativitas mereka mentok? Apa yang akan dilakukan Sherlock Holmes ketika kehabisan ide? Temukan pendekatan individual tokoh idola Anda dalam memecahkan masalah dan membangkitkan kreatifitas. Hal ini mungkin dapat memberikan Anda jalur keluar atau inspirasi yang cukup radikal.

5. Berlibur Bersama Laptop.

Kalau kreatifitas sudah benar-benar buntu, ambil cuti satu hari dan bawa laptop Anda jalan-jalan. Anda bisa pergi ke pedesaan, taman kota, coffee shop, atau pekarangan vila teman. Di sana Anda tak perlu melakukan latihan mencari ide dan kreatifitas. Cukup lihat sekeliling. Biarkan pikiran Anda bertualang. Dan, biarkan kreativitas itu muncul secara alami.
6. Lihat Benda Seni.

Merenungkan masalah yang Anda hadapi sambil berjalan-jalan di galeri seni atau museum, juga bisa dicoba. Stimuli eksternal di wilayah yang penuh kreativitas ini akan dapat merenangsang otak menciptakan ide baru.

7. Menyepi di Keramaian.

Anda datang ke mal bukan untuk berbelanja, melainkan menyenangkan hati agar bisa mendapatkan ide. Mungkin cara itu bisa membuat Anda melahirkan sebuah ide (karena pikiran Anda sedang senang), tapi bisa juga tidak (karena Anda malah sibuk berbelanja). Ada cara lain yang lebih menarik dan bisa mendatangkan banyak ide kreatif. Duduk atau berdirilah di suatu tempat yang nyaman di keramaian mal. Lalu, amatilah orang-orang yang lau lalang di depan Anda. Memang cara ini tidak seperti Anda sedang meningkatkan kreatifitas atau produktifitas. Namun, otak tetap bekerja. Pasti ada sesuatu yang Anda dapat dari pengamatan tersebut. Kalau beribu-ribu ide cemerlang bisa lahir di kamar mandi atau teman, mengapa di mal tidak?

8. Buat Cerita.

Gambarkan situasi permasalahan dalam bentuk karton yang menggambarkan orang-orang yang terlibat serta masalah-masalahnya. Gantungkan di dinding dan bayangkan bagaimana ceritanya akan berkembang. Bayangkan semuanya seperti potongan cerita kartun. Kabanyakan otak manusia bekerja dengan lebi baik dengan gambar dibandingkan dengan kata-kata atau angka. Jadi cara ini dapat membawa Anda kepada suatu ide yang fantastis.

9. Berandai-Andai.

Pikirkan masalah lain dalam hidup yang mirip dengan masalah yang Anda hadapi sekarang. Misalnya, Anda tak puny ide untuk membuat rekan kerja atau staf bekerja menggunakan metode baru. Cobalah bayangkan kejadian lain yang mirip. Misalnya, betapa sulitnya mengajak keponakan Anda untuk memakan sayuran. Pikirkan cara-cara yang dapat dilakukan untuk membujuk keponakan memakan sayuran. Dari cara-cara tersebut, lihat apa ada yang dapat digunakan sebagai jalan keluar untuk permasalahan Anda.

smoga tips ini bsa memberi inspirasi kpada dri kita y ...
amiin :)

Sabtu, 10 Desember 2011

Knowledge #1

Baca dulu deh agan... :)

Jakarta - Jika anda berniat bertemu klien atau jalan bersama atasan untuk makan siang, berarti itu bukan acara makan biasa. Meski menjadi diri sendiri dan berusaha serileks mungkin adalah hal yang baik, tapi masih ada hal-hal yang harus anda perhatikan dalam makan siang khusus ini.

Sikap dan gerak-gerik anda selama jamuan akan menjadi penilaian orang lain. Maka dari itu, sebaiknya anda tidak melanggar enam aturan dalam jamuan bisnis makan siang seperti di bawah ini, seperti dikutip dari Investopedia, Selasa (6/12/2011):

1. Jangan Dandan Berlebihan
Memakai celana celana jeans saat orang lain berstelan jas lengkap akan menjadi mimpi buruk bagi karir anda, begitu juga sebaliknya. Memakai jas lengkap di acara bisnis yang kasual atau santai justru menunjukkan anda masih bingung dengan tujuan dari acara pertemuan tersebut. Lebih baik tanya orang lain yang juga akan ikut dalam jamuan makan siang tersebut lewat telepon, atau mampirlah sebentara ke restoran tempat pertemuan itu lebih awal sehingga anda tahu pakaian apa yang harus dipakai.

2. Jangan terlalu banyak minum
Minum di sini maksudnya bukan alkohol, lagipula siapa yang mau minum alkohol di saat jamuan makan siang. Maksudnya, kurangi minum supaya anda tidak perlu bolak-balik ke kamar kecil sehingga tidak banyak melewatkan percakapan yang cukup penting. Selain itu, anda akan terlihat sangat buruk jika harus sering ke kamar kecil saat membicarakan kontrak bernilai tinggi.

3. Matikan Handphone
Sekarang bukan saat yang tepat untuk mengecek email, berbicara kepada istri, mengirim sms kepada teman atau penasaran dengan skor bola tadi malam. Bahkan, jika di dalam handphone anda tidak ada berkas penting yang berhubungan dengan pertemuan, lebih baik simpan di mobil saja sehingga anda tidak akan tergoda untuk mengeceknya. Memang handphone anda sangat penting, tapi bukan berarti dia harus selalu di samping anda setiap saat.

4. Pilih makanan yang simpel
Makanan yang anda pesan haruslah yang simpel dan mudah dikonsumsi. Jangan sampai merepotkan anda. Apakah anda ingin kemeja anda terkena saus spaghetti? Apakah anda akan terlihat seperti seorang profesional ketika membuka mulut lebar-lebar sambil memasukkan burger ukuran raksasa? Akan lebih baik pilih makanan yang sehat. Perlihatkan diri anda sebagai orang yang peduli kesehatan. Orang akan lebih menghormati seseorang yang peduli akan dirinya sendiri.

5. Jangan makan sendirian
Jangan mulai makan sebelum si pengundang makan atau mengajak orang lain yang hadir mencicipi hidangan. Itu adalah aturan dasar yang benar-benar harus anda perhatikan. Jangan sampai anda makan sendirian karena orang lain tahu belum saatnya mencicipi hidangan. Jika anda sebagai pihak pengundang atau tuan rumah, makanlah satu atau dua suap supaya orang lain tahu sudah saatnya hidangan dicicipi.

6. Hindari pembicaraan dengan tema kontroversial
Pembicaraan dengan tema yang berujung kepada opini yang berat. Opininya mungkin bukan mengenai benar atau salah, tapi setidaknya akan ada satu orang di meja yang tidak sependapat dengan anda. Tidak hanya anda akan membuat si orang itu tidak nyaman, tapi dia juga akan memberi opini yang tidak sejalan dengan perkiraaan anda.

Kesimpulannya, datanglah ke sebuah jamuan bisnis sesuai dengan tujuannya. Ini adalah situasi bisnis yang memerlukan perilaku dan tingkah laku anda sebaik mungkin. Buatlah semua orang terkesan.

hehe,,, smoga bermanfaat bagi kita2 smua ini,

Puisi #1

"ikhlas beramal_..


Ikhlas beramal
Maknanya sangat luas
Memiliki arti yang berarti
Mencerminkan kualitas pribadi

Tata bahasa yang bagus
Telah dirangkai sedemikian rupa

Namun, orang-orang tak tahu
Makna yang terdapat di dalam itu
Apakah mereka tak mengetahui
Makna sebenarnya Itu


Tu be kuntuned...


Jumat, 09 Desember 2011

Music #1


Dream Theater

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas



Langsung ke:
Dreamtheaterfont.jpg
John Myung, John Petrucci, James LaBrie, Jordan Rudess, Mike Portnoy.
Biodata
Asal
Tahun aktif
1985 - sekarang
Situsweb
Anggota sekarang
James LaBrie
John Myung
John Petrucci
Mike Portnoy
Jordan Rudess
Mantan anggota
Dream Theater adalah salah satu grup progressive metal paling terkemuka di dunia saat ini. Didirikan oleh Mike Portnoy, John Petrucci dan John Myung, mereka telah merilis delapan album studio, empat rekaman live dan satu album pendek (EP). Album pertama mereka, When Dream And Day Unite direkam dengan Charlie Dominici sebagai vokalis dan Kevin Moore sebagai pemain keyboards. Dominici berusia jauh lebih tua daripada anggota lainnya dan ingin memainkan musik yang lain, sehingga ia kemudian keluar dari grup. Mereka kemudian mencari pengganti yang ideal selama 2 tahun sampai akhirnya bertemu dengan James LaBrie, vokalis dari Kanada melalui audisi.
Bersama LaBrie mereka merekam Images And Words yang melambungkan nama mereka ke jajaran internasional dengan hit "Pull Me Under" dan "Another Day". Awake adalah album terakhir mereka dengan Moore yang kemudian digantikan oleh Derek Sherinian untuk album Falling Into Infinity. Pada akhirnya Sherinian juga digantikan oleh Jordan Rudess dan formasi ini masih bertahan sampai hari ini. Mereka telah meluncurkan album konsep Metropolis 2: Scenes From A Memory dan album ganda Six Degrees Of Inner Turbulence. Pada tahun 2003 mereka memutuskan untuk merekam album non-konsep Train Of Thought yang sangat dipengaruhi oleh grup thrash metal seperti Metallica.
Album terbaru mereka yang berjudul Octavarium dikeluarkan pada tanggal 7 Juni 2005 dan selain merupakan album studio kedelapan juga mengandung delapan lagu.
Setelah Dream Theater meluncurkan album Live mereka dalam memperingati 20 tahun Dream Theater terbentuk yang berjudul Score yang direkam pada tanggal 1 April 2006 di Radio City Music Hall,US. Mereka kembali bersiap meluncurkan album ke sembilan mereka dengan membawa bendera label record baru yaitu RoadRunner Records, mereka telah merampungkan album Systematic Chaos yang berisi 8 lagu dan akan diluncurkan pada tanggal 5 Juni 2007 di US.

Daftar isi

Sejarah

Dream Theater dibentuk pada bulan September 1985, ketika gitaris John Petrucci dan bassis John Myung memutuskan untuk membentuk sebuah band untuk mengisi waktu luang mereka ketika bersekolah di Berklee College of Music di Boston. Mereka lalu bertemu seorang pemain drum, Mike Portnoy, di salah satu ruang latihan di Berklee, dan setelah dua hari negosiasi, mereka berhasil mengajak Mike Portnoy untuk bergabung. Setelah itu, mereka bertiga ingin mengisi dua tempat kosong di band tersebut, dan Petrucci bertanya kepada teman band, Kevin Moore, untuk menjadi pemain keyboard. Dia setuju, dan ketika Chris Collins diajak untuk menjadi vokalis, band tersebut sudah komplit.
Dengan lima anggota, mereka memutuskan untuk menamai band tersebut dengan nama Majesty. Menurut dokumentasi DVD Score, mereka berlima sedang mengantri tiket untuk konser Rush di Berklee Performance Center ketika mendengarkan Rush dengan boom box. Portnoy lalu berkata bahwa akhiran dari lagu tersebut (Bastille Day) terdengar sangat "majestic". Pada saat itulah mereka memutuskan Majesty adalah nama yang bagus untuk sebuah band, dan tetap bagus sampai sekarang.
Pada saat - saat tersebut, Portnoy, Petrucci dan Myung masih berkutat dengan kuliah mereka, juga dengan kerja paruh waktu dan mengajar. Jadwal mereka menjadi kiat ketat sehingga mereka harus memutuskan antara mengejar karir di bidang musik atau mengakhiri band Majesty. Namun akhirnya Majesty menang dan mereka bertiga keluar dari Berklee untuk berkonsentrasi di karir musik. Petrucci mengomentari tentang hal ini di dokumentasi DVD Score, berkata bahwa saat tersebut sangat susah untuk meminta kepada orang tuanya untuk pergi ke sekolah musik. Dan lebih susah lagi untuk menyakinkan orang tuanya agar ia boleh keluar dari sekolah.
Moore juga akhirnya keluar dari sekolahnya, SUNY Fredonia, untuk berkonsentrasi dengan band tersebut.

Karakteristik penulisan lagu

Beberapa teknik penulisan lagu yang unik telah dilakukan oleh Dream Theater, yang kebanyakan terjadi di masa - masa sekarang, ketika mereka bisa bereksperimen dengan label rekaman mereka sendiri.
Dimulai dengan Train of Thought, Dream Theater sudah memulai memasukkan elemen - elemen kecil dan tersembunyi di musik mereka, dan memuat elemen tersebut kepada peminat yang lebih fanatik. Karakteristik yang paling terkenal (yang biasa disebut "nugget") tersembunyi di "In the Name of God", yang merupakan sandi morse dari "eat my ass and balls" (makan pantatku dan penisku), yang merupakan kata - kata terkenal dari Mike Portnoy. Sejak saat itu, banyak peminat - peminat Dream Theater mulai berusaha menemukan hal - hal kecil yang biasanya tidak menarik bagi peminat biasa.
Beberapa dari teknik mereka yang terkenal termasuk:
  • Suara dari fonograf di akhiran dari "Finally Free" di album Scenes from a Memory adalah suara yang sama di awalan "The Glass Prison" di album berikutnya, Six Degrees of Inner Turbulence. Dan akhiran kunci terakhir di "As I Am" sama dengan kunci yang digunakan di album selanjutnya, Train of Thought. Juga, not piano yang dimainkan di akhiran "In the Name of God" di 'Train of Thought adalah not yang sama dengan pembukaan "The Root of All Evil" di album berikutnya, Octavarium.
  • Tiga bagian dari "The Glass Prison" di Six Degrees of Inner Turbulence, dua bagian dari "This Dying Soul" di Train of Thought dan dua bagian dari "The Root of All Evil" di Octavarium menunjukkan tujuh poin pertama dari dua belas poin - poin di program Alcoholics Anonymous oleh Bill Wilson, yang mana program itu diikuti oleh Mike Portnoy. Ia juga berkata bahwa ia akan membuat lagu - lagu lain yang memuat lima program lainnya, yang akan ditujukan untuk Wilson
  • Dream Theater kadang menggunakan teknik penulisan lagu dimana bagian - bagian dari sebuah lagu dikembangkan tiap kali mereka dimainkan. Contohnya, lagu "6:00" dari Awake. Setelah awalan lagu, mereka hampir memainkan chorus, tapi mengulang lagu tersebut dari awalan lagi (di menit 1:33). Dan ketika chorus sudah seharusnya dimainkan pada saat berikutnya, mereka mengulang lagi dari awalan, di menit 2:11. Teknik ini bisa juga ditemukan di "Peruvian Skies", "Blind Faith" dan "Endless Sacrifice"
  • Penggunaan notasi yang berulang - ulang juga digunakan, yang sudah dikenal dari lagu - lagu Charles Ives, contohnya:
    • Tema lagu "Wait for Sleep" muncul di "Learning to Live" (menit 8:11) dan juga muncul dua kali di "Just Let Me Breath" (menit 3:39 dan 5:21)
    • Tema lagu "Learning to Live" muncul di "Another Day" (menit 2:53)
    • Tema lagu "Space-Dye Vest" digunakan beberapa kali di album Awake.
    • Tema pembukaan dari "Erotomania" digunakan di "Voices" di Awake (menit 4:51).
    • Satu dari melodi - melodi di "Metropolis Pt 1 (The Miracle and the Sleeper)" diulang di chorus kedua di "Home" dari Metropolis Pt 2 (Scenes From A Memory), dengan cuma pengubahan satu kata. Beberapa lirik dari "Metropolis Pt 1" just digunakan di "Home". Pada dasarnya, keseluruhan album "Scenes From A Memory" penuh dengan musikal/lirikal/konseptual variasi dari elemen - elemen musikal dari "Metropolis Pt 1" dan "The Dance of Eternity" sebenarnya dibangun dari variasi - variasi elemen musik di lagu - lagu dalam album tersebut.
    • Bagian - baguan dari tiap lagu di album "Octavarium" telah digunakan di bagian kelima dari lagu berjudul sama, "Octavarium".
  • Six Degrees of Inner Turbulence, studio album ke enam mereka, memuat enam lagu dan mempunyai karakter - karakter angka enam di judul - judul lagunya. Train of Thought, studio album ke tujuh mereka, memuat tujuh lagu. Octavarium, studio album ke delapan mereka memuat delapan lagu dan judul albumnya diambil dari kata octo, yang merupakan kata Latin yang berarti delapan, berarti satu oktaf dari istilah musik, yang mana merupakan jarak dari satu not ke not lain adalah delapan not di tangga nada diatonik. Judul lagi dari CD ini adalah 24 menit, kelipatan dari 8. Halaman depan albumnya juga memuat karakter - karakter yang berhubungan dengan 5 dan 8. Contohnya, satu set dari kotak - kotak putih dan kotak - kotak hitam, mempunyai arti satu oktaf dari piano.
  • Lagu "Octavarium" dulunya ingin diakhiri dengan seruling yang bergema serupa dengan awalan lagu tersebut. Namun diganti dengan not piano yang sama dari awalan album Octavarium. Mike Portnoy telah mengatakan bahwa seri awalan - akhiran album akan berhenti disini, karena album ke sembilan mendatang tidak akan diawali dengan akhiran "Octavarium"
  • Analisis detil tentang "nugget" di "Octavarium" (disebut oleh Mike Portnoy sebagai "sebuah nugget raksasa") telah dipublikasikan di sebuah situs independen.

Diskografi